Pada umumnya di sejumlah instansi pemerintah maupun swasta THR adalah suatu hal yang sangat di tunggu-tunggu. Lumayan untuk tambahan penghasilan. Perhitungan THR di masing-masing instansi berbeda, namun sebagain besar adalah dua kali dari gaji pokok di tambah tunjangan tetap.
Anda yang mendapatkan THR apakah sudah punya perencanaan untuk pengalokasiannya ? Berikut ini lima item cara memanfaatkan THR agar dapat teralokasi dengan baik.
- Hitung dan keluarkan zakat
a. Bagi kaum muslim Jangan lupa, THR adalah penghasilan tahunan. Jika telah mencapai nisab (jumlah wajib zakat), hitung dan keluarkan zakatnya. Jika terbiasa mengeluarkan zakat tiap bulan, zakat dari THR akan lebih besar. Anda bisa menghubungi berbagai lembaga zakat untuk mengetahui apakah penghasilan Anda telah terkena kewajiban zakat
b. bagi non muslim seperti Kristen : Jangan lupa sisihkan terlebih dahulu untuk persembahan perpuluhan atau persembahan khusus. - Lunasi utang
Penerimaan THR membuat Anda memperoleh penghasilan tambahan. Manfaatkan untuk segera mengurangi utang karena lebih sulit membayarnya dengan penghasilan reguler. Prioritaskan membayar utang dengan bunga paling tinggi lebih dulu. Meski mungkin merasa THR Anda lenyap tanpa ada barang, hidup akan lebih ringan karena terbebas dari utang. - Tabung sebagian
Sebelum mengotak-atik sisa THR untuk keperluan hari raya, sisihkan THR minimal 10 persen untuk ditabung. Agar 'sulit' mengaksesnya gunakan tabungan tanpa ATM, atau rekening bersama suami-istri yang perlu persetujuan pasangan untuk menarik tabungan. Semakin besar THR yang Anda terima, jumlah tabungan bisa semakin besar. - Atur THR dengan pasangan
Apabila Anda dan pasangan sama-sama bekerja dan mendapat THR, tentunya kalian akan mendapat dua THR. Kalian bisa membagi THR siapa yang akan dialokasikan untuk keperluan hari raya dan THR siapa yang akan ditabung atau untuk keperluan pribadi lainnya.Buat rencana pengeluaran selama Ramadan dan menjelang hari raya, hitung dan pastikan pengeluaran tidak lebih besar dari jumlah THR yang Anda miliki. Sebab seringkali orang terlena sehingga pengeluaran membengkak. Akibatnya, banyak pos-pos pengeluaran rutin yang terganggu. - Investasi
Anda juga bisa memilih berinvestasi. Agar aman, konsultasi dengan pakarnya jenis investasi apa yang paling cocok apakah membeli emas atau deposito, membayar premi asuransi pendidikan anak-anak, asuransi kesehatan, atau asuransi jaminan hari tua. Disalin sesuai aslinya dari Vivanews





0 komentar: