Minggu, 31 Mei 2009

Sebuah keputusan

Banyak orang yang ingin berubah.
Mereka bertanya dan minta tolong. Saat solusi diberikan, mereka membuat alasan bahwa solusi tersebut bukan untuk mereka.


Sungguh, perubahan tidak akan terjadi sampai Anda sendiri yang mengambil keputusan untuk berubah. Sampai Anda memutuskan untuk berbeda… sampai Anda memutuskan untuk mengubah sesuatu…. TIDAK ADA perubahan yang akan terjadi.

Semua tergantung keputusan Anda. Bukan orang lain. Bukan negara. Bukan keluarga. Semua tergantung Anda. Apa Anda mau berubah atau diam saja. Ingat perubahan arah 1 derajat saja akan memberikan pengaruh besar dalam hidup Anda.

Minta bimbingan kepada Tuhan, agar niat anda untuk merubah sikap yang tidak berkenan itu anda mendapatkannya.


Baca selanjutnya...

Sabtu, 30 Mei 2009

Masa Lalu atau Masa Depan?

Mungkin, Anda pernah berpikir atau mengatakan:
“Saya tidak bisa melakukannya.”
“Saya tidak mampu.”


Pernyataan ini menggambarkan suatu kondisi Anda. Pertanyaanya, kondisi kapan? Masa lalu atau masa depan?
“Oh tidak, pernyataan ini menggambarkan kondisi saya saat ini.
Saya memang tidak bisa melakukannya saat ini.”

Mari kita tanyakan lagi, mengapa tidak bisa? Mengapa Anda pikir Anda tidak bisa?
“Karena kemampuan saya sekarang sebatas ini.”
Kenapa hanya sebatas ini?
“Inilah hasil belajar dan pengalaman saya selama ini.”
Hasil belajar dan pengalaman masa lalu kan?
“Iya sich.”
Jadi kondisi Anda saat ini adalah hasil dari masa lalu. Masa lalu dimulai dari detik ini ke belakang.
Lalu bagaimana dengan masa depan? Apakah Anda tidak bisa belajar lagi?
“Ya tentu, saya bisa belajar.”
Apakah Anda bisa melakukan hal baru jika belajar?
“Mungkin.”

“Mungkin” adalah starting point yang lebih baik
dibanding kata “tidak bisa”.
Kata “mungkin” mengandung sebuah harapan,
sebaliknya kata “tidak bisa” memupus harapan.


Dulu, ada seorang kerabat saya mengatakan “Uang dari mana untuk membiayai anak kuliah?”
Itu dulu…
Sekarang?
Anaknya kuliah!
Dulu, ayah saya berkata kepada saya:
“Sekarang memang tidak punya uang, tetapi jika Tuhan mengijinkan, kamu bisa menyelesaikan kuliahmu. Kekurangan uang tidak bisa menghalangi kekuasaan Tuhan.”

Bagaimana dengan anda, renungkanlah dan semoga bermanfaat karena Tuhan akan membimbing anda


Baca selanjutnya...

Jumat, 29 Mei 2009

Siapakah sahabat sejati?

Siapakah Sahabat Sejati?

Sahabat sejati adalah ia yang mengetahui kelemahanmu, lalu memberimu kekuatan
Sahabat sejati adalah ia yang mengetahui kelebihanmu, lalu memberimu dukungan
Sahabat sejati adalah ia yang mengetahui masalahmu, lalu memberimu bantuan dan pengertian
Sahabat sejati adalah ia yang mengetahui kesedihanmu, lalu memberimu kegembiraan
Sahabat sejati adalah ia yang mengetahui cita-citamu, lalu memberimu semangat dan dorongan
Sahabat sejati adalah ia yang mengetahui kebodohanmu, lalu memberimu pengetahuan
Sahabat sejati adalah ia yang mengetahui kealpaanmu, lalu memberimu peringatan dan petunjuk


Sahabat sejati adalah DIA yang yang ada saat kau bahagia dan saat kau berduka
Temukanlah DIA dalam diri saudara
Jangan sampai anda tidak mendapatkannya
karena DIA adalah segalanya dalam diri anda
yaitu YESUS KRISTUS


Baca selanjutnya...

Selasa, 26 Mei 2009

Efek Musik Pada Tubuh Manusia

Oleh Dr. Sondang Aemilia Pandjaitan-Sirait, SpKK

Seringkali sebagian orang menilai bahwa jenis musik yang baik didengar itu hanya masalah selera. Namun di lain pihak kita juga menyadari, bahwa musik dapat mempengaruhi kita secara emosi, fisik, mental, dan spiritual. Jenis musik mana yang baik untuk kesehatan emosi, fisik, mental, dan spiritual sering membawa kita pada berbagai kontroversi. Pada kesempatan ini, saya akan sedikit memberikan data-data penelitian mengenai efek musik terhadap berbagai bagian dan fungsi tubuh kita, termasuk bagaimana efeknya terhadap otak, peningkatan berbagai hormon, dan hubungannya dengan ritme tubuh.



HUBUNGAN MUSIK DENGAN FUNGSI OTAK

Semua jenis bunyi atau bila bunyi tersebut dalam suatu rangkaian teratur yang kita kenal dengan musik, akan masuk melalui telinga, kemudian menggetarkan gendang telinga, mengguncang cairan di telinga dalam serta menggetarkan sel-sel berambut di dalam Koklea untuk selanjutnya melalui saraf Koklearis menuju ke otak. Ada 3 buah jaras Retikuler atau Reticular Activating System yang diketahui sampai saat ini. Pertama: jaras retikuler-talamus. Musik akan diterima langsung oleh Talamus, yaitu suatu bagian otak yang mengatur emosi, sensasi, dan perasaan, tanpa terlebih dahulu dicerna oleh bagian otak yang berpikir mengenai baik-buruk maupun intelegensia. Kedua: melalui Hipotalamus mempengaruhi struktur basal "forebrain" termasuk sistem limbik, dan ketiga: melalui axon neuron secara difus mempersarafi neokorteks. Hipotalamus merupakan pusat saraf otonom yang mengatur fungsi pernapasan, denyut jantung, tekanan darah, pergerakan otot usus, fungsi endokrin, memori, dan lain-lain. Seorang peneliti Ira Altschuler mengatakan "Sekali suatu stimulus mencapai Talamus, maka secara otomatis pusat otak telah diinvasi."

Sebuah survey pada suatu seminar menunjukkan bahwa pendengarnya mengatakan bahwa mereka tidak mendengarkan syair dari sebuah lagu. Namun pada waktu lagu tersebut diperdengarkan, separuh dari mereka dapat melagukannya tanpa mereka sadari. Hal ini menunjukkan adanya memori dalam otak yang mampu merekam apa saja yang masuk melalui pendengarannya bersama musik, tanpa mampu dicerna oleh akal sehat. Kesimpulannya tidak ada lagu/musik yang mampu dicegah masuknya ke dalam otak kita, walaupun kita berkata "saya tidak mendengarkan syairnya".

Seorang peneliti, Donald Hodges, mengemukakan bahwa bagian otak yang dikenal sebagai Planum Temporale dan Corpus Callosum memiliki ukuran lebih besar pada otak musisi jika dibandingkan dengan mereka yang bukan musisi. Kedua bagian ini bahkan lebih besar lagi jika para musisi tersebut telah belajar musik sejak usia yang masih sangat muda yakni di bawah usia tujuh tahun. Gilman dan Newman (1996) mengemukakan bahwa Planum Temporale adalah bagian otak yang banyak berperan dalam proses verbal dan pendengaran, sedangkan Corpus Callosum berfungsi sebagai pengirim pesan berita dari otak kiri kesebelah kanan dan sebaliknya. Seperti kita ketahui otak manusia memiliki dua
bagian besar, yaitu otak kiri dan otak kanan. Walaupun banyak peneliti mengatakan bahwa kemampuan musikal seseorang berpusat pada belahan otak kanan, namun pada proses perkembangannya proporsi kemampuan yang tadinya terhimpun hanya pada otak kanan akan menyebar melalui Corpus Callosum kebelahan otak kiri. Akibatnya, kemampuan tersebut berpengaruh pada perkembangan linguistik seseorang. Dr. Lawrence Parsons dari Universitas Texas San Antonio menemukan data bahwa harmoni, melodi dan ritme memiliki perbedaan pola aktivitas pada otak. Melodi menghasilkan gelombang otak yang sama pada otak kiri maupun kanan, sedangkan harmoni dan ritme lebih terfokus pada belahan otak kiri saja. Namun secara keseluruhan, musik melibatkan hampir seluruh bagian otak. Dr. Gottfried Schlaug dari Boston mengemukakan bahwa otak seorang laki-laki musisi memiliki Cerebellum (otak kecil) 5% lebih besar dibandingkan yang bukan musisi. Kesemua ini memberikan pengertian bahwa latihan musik memberikan dampak tertentu pada proses perkembangan otak.

MUSIK DAN PRODUKSI HORMON

Mary Griffith, seorang ahli fisiologi, mengemukakan bahwa hipotalamus mengontrol berbagai fungsi saraf otonom, seperti bernapas, denyut jantung, tekanan darah, pergerakan usus, pengeluaran hormon tiroid, hormon adrenal cortex, hormon sex, bahkan dapat mengontrol seluruh metabolisme tubuh kita. Sebuah studi menemukan adanya peningkatan Luteinizing Hormone (LH) pada saat mendengarkan musik. LH adalah suatu hormon sex yang merangsang pematangan sel telur.

Penelitian lain oleh Satiadarma (1990) dilakukan dengan cara mengukur suhu kulit menggunakan alat Galvanic Skin Response (GSR). Pada saat subyek penelitian mendengarkan musik hingar-bingar, maka suhu kulit lebih rendah dari pada suhu basal (suhu normal individu tersebut tanpa musik). Sebaliknya, ketika musik lembut diperdengarkan, suhu kulit meninggi dari biasanya. Hal ini menunjukkan adanya suatu hormon stress yang dilepaskan oleh otak, yaitu Adrenalin, yang dapat mempengaruhi bekerjanya pembuluh darah di kulit untuk vasokonstriksi (menyempit) atau vasodilatasi (melebar). Pada kondisi stress, adrenalin banyak dikeluarkan dan pembuluh darah kulit menyempit, sehingga suhu kulit menurun. Kesimpulannya adalah jenis musik hingar-bingar dapat menyebabkan kita stress, sedangkan musik lembut memiliki efek menenangkan.

Penelitian oleh Ann Ekeberg menunjukkan pengaruh jenis musik terhadap denyut jantung. Siswa di sebuah sekolah menjadi subyek penelitian dan mereka diukur kecepatan denyut nadinya sebelum mendengar musik. Kemudian musik jenis hard rock diperdengarkan selama 5 menit. Semua siswa harus tetap duduk tenang di kursi mereka. Pada akhir tes, denyut nadi diperiksa kembali dan dicatat. Hasilnya adalah peningkatan denyut nadi sebesar 7-12 denyut per menit. Tore Sognefest, seorang Master in Music dari Academy of Music, Bergen, Norway, melakukan tes yang serupa terhadap siswa di sekolahnya. Musik dari grup AC/DC, "Hell's Bells" diperdengarkan dan hasilnya denyut nadi meningkat 10 denyut per menit, sedangkan waktu "Air" dari Bach dimainkan, denyut nadi menurun 5 denyut per menit. Kesimpulannya, walaupun pendengar duduk diam di kursinya, energi yang berlebihan dari musik rock tetap akan mempengaruhi jantung untuk berdetak lebih cepat. Itu sebabnya pendengar musik rock sangat sulit untuk duduk diam bila mendengar musik yang mempercepat denyut jantung. Energi yang terakumulasi akan mencari jalan untuk dilepaskan.

Selain meningkatkan denyut jantung, tekanan darahpun dapat meningkat oleh adanya adrenalin. Hal ini juga akan kembali meningkatkan produksi adrenalin, karena tubuh yang berada dalam keadaan stress, berusaha untuk mengatasinya dengan memproduksi lebih banyak adrenalin agar alert/waspada. Jika denyut stress ini berlangsung terus menerus, misalnya pada sebuah konser rock yang panjang, maka jumlah adrenalin yang diproduksi menjadi berlebihan, dan tubuh tidak mampu lagi untuk membuang kelebihan ini. Sebagian kelebihan adrenalin ini akan diubah oleh tubuh menjadi zat kimia lain yang dikenal dengan adrenochrome (C9H9O3N). Sebenarnya senyawa ini adalah suatu obat psikotropika yang mirip dengan LSD, Mescaline, STP, dan Psylocybin. Beberapa tes menunjukkan bahwa zat ini menimbulkan suatu ketergantungan, seperti obat-obat lainnya. Jadi tidaklah aneh bila orang 'high' dalam sebuah konser rock, memasuki kondisi trance dan kehilangan kontrol diri. Sebagaimana dalam semua keadaan ketergantungan / adiksi, maka akan terjadi toleransi. Musik yang sama yang semula dapat menimbulkan rasa excitement, sekarang tidak lagi memuaskan. Dibutuhkan kepuasan yang lebih tinggi, dibutuhkan musik yang lebih keras, lebih kacau dan lebih tidak beraturan. Dimulai dengan soft rock, kemudian rock'n'roll, dan dilanjutkan menjadi heavy metal rock.

David Noebel, meneliti bahwa nada bass dengan getaran frekuensi rendah bersama-sama dengan dentuman drum, mempengaruhi cairan serebrospinal, yang akan mempengaruhi kelenjar Pituitary di otak. Kelenjar ini memiliki fungsi sekresi berbagai hormon tubuh.

Peneliti lain di Denver, Colorado, Amerika Serikat membandingkan berbagai macam efek oleh berbagai jenis musik terhadap tanaman. Tanaman-tanaman itu ditempatkan di dalam lima buah rumah tanaman yang identik. Tanah, cahaya, dan kondisi air dibuat persis sama satu sama lain dan jenis tanamannya pun sama. Selama beberapa bulan peneliti memperdengarkan jenis musik yang berbeda pada masing-masing rumah tanaman tersebut. Rumah pertama, karya Bach; yang kedua, musik India; yang ketiga, hard rock; yang keempat, musik country dan Barat; sedangkan yang kelima, tidak diperdengarkan musik apapun. Hasilnya, di rumah tanaman yang hanya diperdengarkan musik hard rock, tidak ada hasil pertumbuhan sama sekali. Pertumbuhan berhenti dan tidak mau berbunga. Di rumah tanaman yang dengan musik Bach dan India, tanaman nampak hijau, tumbuh dengan subur, sehat, dan berbunga banyak. Tanaman yang mendengarkan musik country dan Barat tumbuh sama seperti tanaman yang tidak diperdengarkan musik, pertumbuhannya biasa saja dengan jumlah bunga normal. Tentunya tidak ada hubungan emosional pada tanaman, namun pasti terjadi sesuatu melalui frekuensi gelombang suara yang mempengaruhi laju pertumbuhan mereka. Kalau musik mempunyai pengaruh yang sangat dalam terhadap organisme sederhana seperti itu, apa pengaruhnya terhadap sistem yang lebih kompleks? Musik juga dikenal sebagai wahana terapi. Sejak zaman dahulu dikenal penyembuhan fisik dan mental melalui musik. Daud memainkan kecapi sambil menyanyi untuk menyembuhkan Raja Saul yang sedang gundah. Musik juga dipakai oleh Raja Philip V dari Spanyol, Raja George II dari Inggris, dan Raja Ludwig II dari Bavaria untuk penyembuhan. O'Sullivan (1991) mengemukakan bahwa musik mempengaruhi imaginasi, intelegensi dan memori, di samping juga mempengaruhi hipofisis di otak untuk melepaskan endorfin. Endorfin kita ketahui dapat mengurangi rasa nyeri, sehingga dapat mengurangi penggunaan obat analgetik, juga menurunkan kadar katekolamin dalam darah, sehingga denyut jantung menurun. Mornhinweg (1992) meneliti 58 subyek sehat untuk menilai jenis musik mana yang menurunkan stress. Musik klasik ternyata memberikan efek relaksasi yang dapat dibuktikan secara statistik dibandingkan dengan musik "new age". Musik yang menenangkan ini juga dipakai dalam pengobatan penderita infark miokard (serangan jantung), pasien sebelum operasi, bahkan untuk menurunkan stress pasien yang menunggu di ruang tunggu praktek.

HUBUNGAN MUSIK DENGAN RITME TUBUH

Sesungguhnya manusia adalah mahluk yang ritmik. Ada siklus gelombang pada otak, siklus tidur, denyut jantung, sistem pencernaan, dan lain-lain yang kesemuanya bekerja dalam satu ritme. Fenomena ritmik ini bukan hanya terjadi pada manusia, tetapi pada hampir semua mahluk hidup, termasuk tumbuh-tumbuhan. Bila ada gangguan terhadap ritme tubuh ini, maka dapat terjadi berbagai penyakit, seperti diabetes, kanker, dan gangguan pernapasan. Peneliti David A. Noebel menemukan bahwa ritme musik rock dapat mengganggu kadar insulin dan kalsium dalam tubuh. Sumber makanan otak kita didapat dari gula dalam darah, namun bila darah lebih banyak dialirkan ke organ lainnya, maka otak akan kekurangan gula. Dengan demikian daya pikir dan pertimbangan moral juga menjadi tumpul. Tidak heran bila orang mendengar musik rock dalam sebuah konser, mereka dapat berbuat apa saja, tanpa pertimbangan. Jantung manusia berdenyut 70-80 kali per menit dengan teratur, denyut jantung bila didengar dengan stetoskop akan berbunyi DUG-dug-...... Bunyi pertama lebih keras, bunyi kedua lebih lemah, diikuti fase istirahat. Musik yang baik memiliki ritme DUG-dug-DUG-dug untuk 4/4 dan DUG-dug-dug untuk 3/4. Ini adalah jenis irama yang sehat, karena sesuai dengan ritme tubuh. Musik rock memiliki ritme yang terbalik, dug-DUG-dug-DUG. Ritme yang lebih keras jatuh pada ritme ke-dua dan ke-empat. Atau dug-dug-DUG, sehingga ritme keras jatuh pada ritme ke-tiga, dikenal dengan istilah "back beat"/anapestic beat. Ritme keras bahkan dapat jatuh pada sembarang tempat, disebut sebagai "break beat". Ritme demikian berbahaya bagi tubuh, karena berlawanan dengan ritme tubuh yang sehat.

Menurut John Diamond, seorang dokter di New York, ritme yang berlawanan dengan ritme tubuh akan mengganggu sinkronisasi antara kedua sisi otak, dengan demikian simetri antara otak kiri dan kanan tidak ada lagi. Ia mencoba memperdengarkan musik rock pada pekerja pabrik, ternyata produktivitas menurun. Dibutuhkan jenis musik dengan ritme tertentu untuk dapat meningkatkan produktivitas pekerja, bila musik yang dipilih salah, maka pasti akan berefek buruk. Dalam laboratorium ia mencoba memberi beban pada lengan pria dan ternyata mampu menahan sampai 45 pound. Namun bila musik rock didengarkan, maka kemampuan itu menurun. Peneliti lain dari Stanford University mencatat hubungan antara otak, otot dan musik untuk menghasilkan pekerjaan yang baik. Sebuah alat mengukur gelombang elektrik dari otot para wanita pekerja; musik didengarkan dan gelombang otot dicatat. Musik dengan ritme tidak teratur menghasilkan gelombang elektrik otot yang tampak seperti orang yang tidak pengalaman bekerja dengan tangannya. Namun dengan musik yang ritmenya teratur, gelombang elektriknya menunjukkan gelombang seperti pekerja yang pengalaman, sehingga efisiensi kerja bertambah.

Peneliti lain mencoba merekam gelombang otak selama diperdengarkan ritme anapestic, terjadi gangguan pada gelombang alfa otak, sehingga terjadi "switching". Switching adalah sebuah fenomena yang timbul pada orang dewasa yang sakit jiwa/gila (skizofrenia), di mana orang tersebut akan menjadi seperti anak kecil dan berjalan seperti hewan melata/reptil (merangkak dengan kaki-tangan bersamaan sisi, yang seharusnya berlawanan). Bila hubungan otak kanan dengan kiri berjalan normal, maka seperti bayi normal akan merangkak dengan kaki-tangan berlawanan sisi. Gerakan orang yang mendengar musik rock sering "bopping", yang juga merupakan gerakan sesisi/homolateral. Ternyata tidak semua musik rock memiliki ritme anapestik, musik klasikpun ada yang memiliki ritme demikian. Finale pada lagu Rite of Spring dari Igor Stravinsky, memiliki ritme ini. Pada pertama kalinya lagu ini dimainkan dalam konser di Paris tahun 1913, terjadi kerusuhan dan pengrusakan gedung konser. Hanya dalam waktu 10 menit telah mulai terjadi perkelahian.

Peneliti lain menggunakan tikus sebagai subyek penelitian. Studi ini dilakukan dengan memperdengarkan musik dengan bunyi yang tidak beraturan dan dengan suara drum yang terus menerus. Tikus-tikus ini pada akhirnya bukan saja mengalami kesulitan belajar dan gangguan memori, namun juga perubahan struktur sel-sel otak. Neuron menunjukkan adanya kerusakan "wear and tear" karena stress. Diambil suatu kesimpulan, bahwa ritme-lah yang dapat mengganggu keseimbangan otak, bukan melodi atau harmoni. Setiap mahluk hidup memiliki ritme, bila harmoni ritme ini diganggu oleh suatu disharmoni, maka akan timbul efek yang merusak. Nordwark (1970) dan Butler (1973) melaporkan bahwa stimulasi auditorik yang terjadi terus menerus akan menyebabkan terjadinya adaptasi. Suara kereta yang terus menerus akan menyebabkan respons inhibisi/menghambat pada sistem pendengaran. Reaksi adaptasi ini terjadi dalam waktu 3 menit dan baru dapat hilang setelah periode pemulihan selama 1-2 menit. Musik bila akan digunakan sebagai pengobatan, harus mampu merangsang pelepasan endorfin. Bila terjadi inhibisi, maka proses ini tidak terjadi.


Baca selanjutnya...

Jumat, 22 Mei 2009

Mungkin Do’a Sudah Terjawab,

Mungkin saja do’a kita selama ini sudah terjawab.
Mungkin Tuhan sudah menunjukan jalan kepada kita untuk mendapatkan apa yang kita inginkan.
Saat kita menginginkan karir yang lebih baik.
Bisa jadi peluang sudah ada di hadapan kita.
Mungkin dengan sebuah tugas yang berat dan setelah tugas tersebut kita akan dapat promosi.
Saat kita ingin membangun sebuah bisnis, mungkin kita dipertemukan dengan orang yang akan membantu kita.
Tapi.....


Barangkali kita malah mengabaikannya.
Kita meminta tetapi kita sering kali lalai dan menunda-nuda untuk bertindak.
Padahal bisa saja do’a kita sebenarnya sudah dikabul, namun kita tidak menyambut hasil do’a tersebut.
Kita masih tetap berkutat dengan zona nyaman kita. Kita masih tetap dengan kemalasan kita.
Kita masih diliputi dengan keraguan dan kekhawatiran.

Saudaraku, coba renungkan kembali, mungkin kita sering mengabaikan atau melupakan bahwa apa yang telah kita pinta kepada Tuhan sudah di jawab.
Semoga Tuhan membimbing anda lewat ketekunan anda berdoa


Baca selanjutnya...

Pengembangan Diri:What, How, and Why

Barusan saya membaca sebuah buku, dan isi buku itu sangat penting dan berikut ini adalah ringkasan dari bagian-bagian yang terpenting saja dan muda-mudahan bermanfaat.

Ada tiga kata kunci sukses pengembangan diri. Ketiganya harus ada, jika tidak maka pengembangan diri Anda tidak akan berhasil.
Ketiga kata kunci itu adalah :


  1. What
    Atau apa yang harus dilakukan untuk mengembangkan diri?
    Jika Anda ingin menjadi seorang pembicara publik, apa saja yang diperlukan dan apa saja yang harus dilakukan.
    Anda ingin percaya diri? Apa saja yang diperlukan dan apa saja yang harus dilakukan?
    Jika Anda ingin berpikir positif, Anda pun harus bertanya apa saja yang diperlukan atau apa saja yang harus dilakukan.
    Kata kuncinya ialah “apa”. Kata “apa” akan memberikan kerangka kerja untuk mencapai sesuatu.
  2. How
    Tidak cukup dengan pertanyaan “what” saja. Banyak buku yang membahas “what” saja sehingga setelah membaca buku tersebut, kita masih bingung. Semua orang tahu bahwa sukses harus bertindak, tetapi bagaimana caranya? Semua orang tahu bahwa jika ingin sukses berbisnis harus banyak berinteraksi dengan orang lain, tetapi bagaimana cara bersinteraksi? Oleh karena itu, kata kunci kedua yaitu “how” atau lebih lengkapnya ialah “how to do”.
    Jangan salahkan jika sebuah buku atau seminar yang hanya membahas “what to do”, karena memang itu tujuaanya. Yang diperlukan ialah usaha kita untuk mengetahui bagaimana melakukannya atau “how to do”-nya. Seorang entrepreneur haruslah kreatif, namun bagaimana agar kreatif? Anda harus mencari cara bagaimana supaya kita kreatif? Anda harus memiliki ilmu tentang kreativitas dan kemudian melatihnya. Jawaban ini baru dalam tahap “what to do”. Lalu, bagaimana caranya? By the way, saya sudah membuat kursus bagaimana cara berpikir kreatif dan melatihnya.
  3. Why
    Menurut Robert T Kiyosaki ini adalah kata kunci terpenting dibanding kedua kata kunci lainnya. “Why” adalah alasan yang mendorong Anda melakukan sesuatu. Jika Anda ingin memiliki keterampilan menulis, mengapa Anda harus memiliki keterampilan menulis? Semakin kuat jawaban Anda terhadap pertanyaan “why”, maka dorongan untuk melakukan akan semakin besar. Percuma Anda sudah mengetahui jawaban dari “what” dan “how”, tetapi tidak memiliki jawaban dari “why” atau jawabannya lemah. Jawaban dari “why” adalah motivasi Anda memiliki keterampilan tersebut.


Baca selanjutnya...

Selasa, 19 Mei 2009

Allah itu baik


Serahkanlah hidupmu kepada TUHAN
dan percayalah kepada-Nya,
dan Ia akan bertindak;
~Mazmur 37:5


Baca selanjutnya...

Jumat, 08 Mei 2009

Pesona Hutan Lindung Sungai Wain

Kunjungn saya ke Hutan Lindung Sungai Wain sebenarnya sudah satu tahun yang lalu, namun pesona dan keunikan alamnya tidak tertandinggi sehingga tidak mudah untuk hilang di ingatan. Perjalanan saat itu ketika ada tour bersama rekan kerja. Kala itu saya sangat kagum takala menyaksikan sebuah keunikan yang langkah di jumpai di daerah lain yaitu sebuh hutan yang masih terjaga keasliannya yaitu Hutan Lindung Sungai Wain di jantung kota Balikpapan. Hutan Rimba dengan aneka pepohonan yang besar-besar.

Selain itu Hutan ini semakin cantik dengan adanya sebuah suangi yang berpasir putih. Sungai yang panjangnya 18.300 meter ini airnya sangat jernih sehingga pandangan mata telanjang dapat menyaksikan keindahan dasar sungai, bahkan air sungai inipun bisa langsung di minum tanpa proses terlebih dahulu. Tak heran jika air sungainya di manfaatkan oleh Perumahan Pertamina dan Kilang Minyak yang ada di kota Balikpapan sebagi sumber air bersih.

Habitat binatang yang terdapat di Hutan Lindung Sungai Wain cukup banyak mulai dari ikan, kepiting, burung, kera, orang utan, babi hutan, trenggiling, dan lain sebagainya

Di kawasan ini kita bisa hidup betul-betul lebih dekat lagi dengan alam. Udaramnya benar-benar segar dan jauh dari polusi membuat pengunjungnya terasa enggan untuk meninggalkannya.

Keaslian dan keindahan Hutan Lindung Sungai Wain inilah, yang membuat tempat ini sering dijadikan lokasi penelitian orang asing. Semoga keaslian Hutan Lindung Sungai Wain selalu terjaga hinga anak cucu berikutnya bisa menikmati.










Baca selanjutnya...

Senin, 04 Mei 2009

Rahasia Cincin kawin dan Jari manis

Banyak orang yang tidak mengetahui alasan mengapa cincin kawin disematkan di jari manis...?
bingungg !!! mungkin artikel dibawah ini bisa sedikit memberi penjelasan meski bukan secara logis...


  1. Pertama kedua jari tengah ditekuk ke dalam
  2. Kemudian, 4 jari yang lain ( telunjuk , jempol, kelingkin dan jari manis ?) masing - masing pertemukan ujungnya.
  3. Permainan dimulai , 5 pasang jari tetapi hanya 1 pasang yang tidak terpisahkan…
  4. Cobalah membuka ibu jari anda, ibu jari menwakili orang tua, ibu jari bisa dibuka karena semua manusia mengalami sakit dan mati. Dengan demikian orang tua kita akan meninggalkan kita suatu hari nanti.
  5. Tutup kembali ibu jari anda, kemudian buka jari telunjuk anda, jari telunjuk mewakili kakak dan adik anda, mereka memiliki keluarga sendiri, sehingga mereka juga akan meninggalkan kita.
  6. Sekarang tutup kembali jari telunjuk anda, buka jari kelingking, yang mewakili anak-anak. cepat atau lambat anak-anak juga akan meninggalkan kita.
  7. selanjutnya, tutup jari kelingking anda, bukalah jari manis anda tempat dimana kita menaruh cincin perkawinan anda, anda akan heran karena jari tersebut tidak akan bisa dibuka. Karena jari manis mewakili suami dan istri, selama hidup anda dan pasangan anda akan terus melekat satu sama lain.

GIMANa!!! ???? bener kann Kebetulan atau nggak, yang pasti ini benar-benar jadi inspirasi, so, berbahagialah yang sudah memiliki pasangan. Karena itu diambil dari tulang rusuk-mu yang berharga.

Have A Nice Day!


Baca selanjutnya...
Template by - Bimbinganmu